Sabtu, 04 Februari 2012
Ku jemput hidayah Mu
Alhamdulillah... Alhamdulillah... Segala puji bagi Mu ya Rabb! :')
Dulu aku selalu mengelak saat menyadari hijabku belum sempurna dengan kalimat, "belum dapat hidayah!"
Ya Allah betapa malunya hamba!
Hidayah tak datang sendiri kawan! Dia harus dijemput, dia harus dicari, dia datang dengan adanya usaha disana.
Itulah yg kurasakan.
Aku merasa menjadi orang yg paling bodoh karena bertahun-tahun aku menunggu datangnya hidayah untuk berhijab, namun aku tak pernah mengusahakannya dan menjemputnya.
Dan yg paling fatal adalah, alasanku terlalu klise. "Kenapa aku belum menyempurnakan hijabku?" jawaban konyol ku adalah "mendingan jilbabin hati dulu, atau mendingan perbaikin hati dulu."
Itu jawaban klise kawan!
Yang benar adalah "Aku jilbabin diriku diiringi dengan menjilbabin hatiku"
Dari dulu aku tau, tentang surah Al- Ahzab ayat 59 tentang aturan Allah tentang berhijab yg sempurna; "....hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka keseluruh tubuh mereka...."
Namun aku terlalu cuek! *Nauuzdubillahiminzalik.. Ampuni hamba ya Allah!*
Tak ku pedulikan perintah dan ketentuan itu. Padahal aku sudah baligh diumurku 12 tahun, delapan tahun aku ingkar dengan perintah Mu ya Rabb... :'(:'(:'(
Jelas betul aku ingat dalam menjalani masa remajaku pakaian seperti apa yg aku pakai. celana jeans, baju yg membentuk lekukan badan, dan jilbab yg transparan. *Astaghfirullah*
Kini, hari ini! Aku "Uswatun Hasanah" benar-benar merasa malu pada Rabbku, malu pada diriku, malu dengan namaku. Aku telah bertekad menjemput dan mengusahakan hidayah Ilahi akan menjadi milikku, aku akan berjuang untuk mempertahankannya dihatiku.
Aku telah memulai dengan menyempurnakan hijabku, meninggalkan pakaian jahiliyah ku, dan memasuki islam ku secara kaffah!
"Ya Ilahi, aku yakin kau menatap usahaku ini, semoga aku mampu menjilabin tubuh dan hati ku."
"Ya Rahman, terangi hati ini dengan cahaya Mu agar aku mampu terus berjalan di jalan yg engakau ridhoi."
Kawan, tanyakan pada hati mu, sudahkah kau mengusahakan untuk menjemput hidayah itu? Atau kau masih hanya sekedar menunggunya datang kepadamu?
"…sesungguhnya Allah tidak akan merubah apa - apa yang ada pada suatu kaum, hingga kaum itu mengubah apa yg ada didalam diri-diri mereka…"
(Ar- Ra'd : 11)
Kawan, dengarlah firman Allah ini hidayah itu takkan pernah datang tanpa kau menjemputnya.
Jika kau telah mendapatkannya, sepanas apapun yg kau rasakan karena hijabmu itu takkan berarti apapun karena hatimu merasakan kesejukan.
Percayalah!
Aku pun sedang mengusahakannya, dan aku telah memulainya.
♡♡
Uwa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar