CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sabtu, 11 Februari 2012

Renungan sahabat


@miftahmell : adkh ak dsaat klian sdih,susah n mmbtuhkn sseorg utk mndgrkn keluh n kesah klian?jka ak gak prnh ad,mka jgn prnh anggap ak sbg shbt klian :)

Ini tweetnya mifta sahabat saya.

Sumpah! Saat baca ini, kalimatnya Seperti pisau tajam yang menyayat hati dengan kata perkata nya.

Saya langsung merenung.

Adakah saya benar-benar menjadi sahabat bagi sahabat-sahabat saya?

Adakah saya disetiap mereka bersedih?

Adakah saya selalu ada utk mereka disaat ingin berkeluh kesah?

Sudahkah saya menjadi tempat cerita rahasia bagi mereka?

Sudah Pantas kah saya disebut SAHABAT?

Ah. Sepertinya saya masih jauh dari makna SAHABAT yg sebenarnya.

Saya tau saya belum mampu menjadi yg terbaik untuk mereka.

Mungkin banyak airmata mereka yg tak mampu  saya hapus dengan bahagia.

banyak kesepian mereka yg tak mampu saya ganti dengan ceria, dan mungkin banyak cerita rahasia mereka yg tak ingin di bagi dengan saya. :"(

Itu berarti saya belum menjadi sahabat yg sesungguhnya atau bahkan tak pantas disebut sahabat!

*maaf...* :''''(((

Tapi dibalik semua kekurangan saya itu, yg saya tau, hatiku telah menuliskan setiap nama mereka satu persatu, sehingga menimbulkan rasa rindu dan sering cemburu.

Yakinlah, ini rasa sayang yg lebih dari sekedar cinta. Karena saya telah memilih kalian menjadi keluarga saya, saksi hidup saya ketika nanti tiba saatnya saya pergi dari dunia ini.

Saya tak banyak berharap kalian mengingat saya sebagai sahabat yg terbaik, karena saya jauh dari itu. tapi ingat lah saya sebagai sahabat yg selalu menyayangi kalian sampai kapan pun itu.

"kita tidak bisa memilih siapa yg menjadi keluarga kita, tapi kita bisa memilih siapa yg menjadi sahabat kita"

@NasihatSahabat: Sahabat adalah keluarga kecilmu, meskipun kamu juga tau, kamu tak ada hubungan darah dengannya.



uwa

0 komentar:

Posting Komentar