CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sabtu, 26 Mei 2012

Ketika semua harus berakhir #1


Jujur, sebenarnya gak ada niat mau nulis part berikut dari postingan kemaren tentang kematian. Tapi kejadian kemaren bikin aku mau nulis tentang ini lagi.

Ahh... Ya Rabb. Betapa sering hamba Mu ini lalai akan akhir waktu yg sungguh misteri tapi pasti.

Kemaren hari kamis dapat kabar abang ummi masuk rumah sakit adam malik medan. Malamnya ummi buya berencana menjenguk. Tiba-tiba Aku putuskan untuk ikut sama mereka. Padahal aku adalah orang yang paling anti sama rumah sakit.

Nyampe disana gak semua orang boleh masuk ruang ICU, alhasil aku dan rina berdiri didepan ruangan itu. Sebenarnya kalo boleh masuk aku juga gak mau. Syereeemm...

Berdiri didepan ICU itu rasanyaaaa.... Luar biasa. Keluar masuk pasien terus bergantian, penyakitnya juga macem-macem, dan aku cuma bisa lemes berdiri disitu. Hiksss...:'(

Berkunjung kerumah sakit itu ternyata banyak memberikan hikmah yg luar biasa, meningkatkan keimanan, dan langsung bermuhasabah.

Wuiihh... Ngebayangin aku ada diposisi mereka yg terbaring tak berdaya, bernafas saja sulit.

Penyakit itu tak kenal status sosial, bentuk fisik, jenis kelamin, atau apapun yg lain.

Semua bisa kena sakit, dari orang tua, remaja, bahkan bayi pun ada diruangan ICU ini. :'(

Aku cuma bisa beristighfar sepanjang berada dirumah sakit.

Sekitar jam 11 malam uwak (abang ummi) akhirnya bisa masuk ruangan rawat bukan ICU lagi.

Kami semua pergi dari ICU yang mencekam itu.

Ternyata pengalaman ku gak sampe disitu aja. Diruangan rawat uwak tiba2 terdengar teriakan histeris dari kamar sebelah. Ya Allah... Ternyata ada pasien yg menghembuskan nafas terakhirnya malam itu. Batin ku semakin merasakan pilu. Betapa hidup ini hanya tempat persinggahan yg singkat. Masih kah aku menyia-nyiakan?

Terimakasih ya Rabb, pengalaman yg penuh hikmah ini sungguh tiada terkira.

Hidup terlalu berharga untuk disia-siakan. Hidup terlalu berharga jika hanya untuk menentang semua perintahMu. Karena ketika semua harus bearkhir aku hanyalah manusia yg tak berdaya.

0 komentar:

Posting Komentar